Sama
Satu
Dulu
Sang bata mengikis merah
Murah meriah tetes darah
Jatuh sekutu membeku
Dahulu
Sang
patriot murka
Pecahkan
gendang neraka
Pilukan
telinga-telinga
Nadanya,
jelas Hina !
Disanalah tertata
Mematri nyata
Indah perkasa
Lidahmu
terbata
Malammu
mengarah sana
Mulutmu
berbahasa saja !
Sssttt !!! Tuhan mengocehmu !
Dia satu, tak ada dua atau tiga
Berhenti menerka ! Dasar kau pembual nama !
Manusia-manusia saja berbohong dan berzina
Dimana letak tuhan yang bernama itu ?!!
Kau mengesakan-Nya
Tapi kau memecah hakikatnya !
Tak ada satu, tapi dua atau tiga !
Kau tak bisa sendiri, benar !
Kau butuh mereka dan bersatu sama
Menerka dan janjikan kata buta !
Agar jadi satu sama !
Bentuknya tak pasti seporsi
Bisa saja dua, tiga, dan seterusnya
Tapi kita telah sepakat nyata
Bahwa kau terima apa adanya
Kita
Kristal surga
Tak
bergeming di atasnya
Yakini
bahwa semuanya nyata!
Karena
atas janji kita dan tuhan dewa
Zaman
menghilang
Zaman
mendatang
Tuhan
satu dan ada
Kita
satu juga sama
No comments:
Post a Comment