Tuesday, June 10, 2014

Gagak Hitam

Well, mengingat masih santer dibicarakannya event debat capres dan cawapres kemarin. Saya selaku bangsa indonesiai ngin menyampaikan sedikit aspirasi *apasih*. ini sedikit biasan apa yang saya rasakan bada pemimpin di era zaman ini, mungkin tidak terlalu banyak membantu. tapi, setidaknya saya menjalankan hak saya untuk bersuara *pensive*
Check this Out !



Ada …
Sebuah negeri kaya sederajat surga
Tanah kaya langit permata
Para manusia budak dewa
Yang sedikitnya makhluk surga
Banyaknya setan neraka
         
          Lembaga serikat tanah pendosa
          Tetesan ludah bumi asing namanya
          Kau takkan menduga
          Bahwa Sang penulisnya
          Hanya 5 jari saja

Para dewa membawahi surga
Padahal mereka api neraka
Seperti Gagak Hitam raksasa
Berputar – putar – putar saja

          Mereka memetik sang benih surga
          Mereka memanen anak neraka
          Bergerak secepat cahaya
          Terlepas dari realita
          Apa Kau pernah memikirkannya ?

Mereka Sang dewa tanah surga
Petinggi namanya ?
Entahlah, bagiku mereka budak neraka
Tak beda dengan kita

          Waktu mereka cobakan surg       
          Buah kuldhilah yang menjatuhkannya
          Para budak hanya memilih, dan meronta
          Tapi mereka terus mengaca dan bertahta
          Para budak terus menanggung derita
          Tapi, mereka hanya muncul berkata
          Gagak Hitam namanya

Mengapa ?
Entahlah, Aku tak pantas bersuara
Layaknya Sang cicak dan buaya

Aku hanya 5 jari saja 

2 comments: