. . .
Bukan sembarang titik
Atau perkataan menggelitik
Kalaupun bisu memekik
Atau teriak dalam terpekik
. . .
Mungkin
Kau tidak sadar
Bahwa
nyawamu terbakar
Walau
badan terlihat kekar
Percuma
jika Kau tak tertampar
. . .
. . .
Bukan Aku yang mampu melayang
Ataupun Dia yang mampu terbang
Aku hanya raga terdiri tulang
Dan juga nafas yang mampu hilang
Aku hanya hati berisi lubang
Dan juga fikiran yang belang-belang
Kau terlihat senang
Walau urat terlihat meregang
Kau seakan tenang
Walau hati telah tak terang
. . .
Isi diri
bukan setitik
Dalam
hidup tak selalu terpekik
Setengah
jalan akan menggelitik
Karena
hidup seperti . (Titik)
No comments:
Post a Comment